Tata Cara Pengurusan Pembuatan Sertifikat Tanah Warisan

Ditulis Oleh | 29 JULI 2017 | 2071 VIEWS
Tata Cara Pengurusan Pembuatan Sertifikat Tanah Warisan

Sebelum membuat pensertifikatan atas tanah warisan dimaksud, yang paling pertama harus dilakukan adalah kejelasan posisi kepemilikan dari tanah dimaksud terlebih dahulu. Setelah dibuatkan surat keterangan waris dari pihak almarhum, maka harus dilanjutkan dengan pembuktian adanya surat wasiat dimaksud. Saya belum mendapat penjelasan yang detail, apakah yang Anda maksud sebagai “wasiat” tersebut. Apakah wasiat dibuat dalam bentuk akta notaris, dan didaftarkan pada Pusat Daftar Wasiat, ataukah hanya berupa wasiat lisan atau surat wasiat tertulis namun tidak melibatkan notaris(bawah tangan)?

 

Kalau wasiat dibuat dalam bentuk lisan atau surat bawah tangan, akansulit untuk dijalankan tanpa adanya persetujuan dan pengakuan dari ahli waris yang lain bahwa wasiat tersebut memang benar ada dan tidak ada keberatan dari ahli waris lain.

 

Kalau wasiat dibuat dalam bentuk akta notaris, biasanya ditunjukpelaksana wasiatnya juga.

 

Dengan adanya pelaksana wasiat tersebut, maka yang bersangkutan bisa datang ke kantor kecamatan setempat untuk membuat Akta Hibah Wasiat kepada Anda. Camat nantinya yang akan bertindak selakuPejabat Pembuat Akta Tanah (“PPAT”) Sementara dan melaksanakan transaksi hibah wasiat tersebut. Mengapa saya menganjurkan ke kecamatan? Karena biasanya hanya PPAT yang camat yang bersedia melangsungkan Akta Jual Beli (“AJB”) ataupun Hibah untuk tanah yang belum bersertifikat. Kalau PPAT yang Notaris biasanya meminta untuk disertifikatkan dulu baru dilakukan transaksinya (hibah/AJB tersebut).

 

Layanan Publik

Kontak Kami

Kantor Pertanahan Kab. Wonogiri
Jalan Dr. Wahidin No. 1 Wonogiri, Jawa Tengah
Telepon (0273) 321027 Fax (0273) 323549

Email:humas@bpn.go.id

Social Media